Radarbadung.jawapos.com– Prestasi gemilang kembali ditorehkan Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia (WI) Badung.
Berlaga di ajang Kejuaraan Nasional Piala Wali Kota Surabaya pada 1 hingga 3 Mei lalu, kontingen yang dijuluki Gumi Keris sukses membawa pulang koleksi medali yang sangat mengesankan: 19 emas, 10 perak, dan 5 perunggu.
Keberhasilan ini semakin istimewa karena seluruh medali dipersembahkan oleh 12 atlet dari kategori yunior.
Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan dan regenerasi atlet di Badung berjalan sangat serius, terarah, dan mulai membuahkan hasil manis.
Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani, mengungkapkan bahwa keikutsertaan tim di ajang nasional ini bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara.
Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah menempa mental bertanding para atlet muda agar semakin matang dan memiliki jam terbang tinggi.
“Teknik yang bagus harus selalu diimbangi dengan mental yang kuat. Pengalaman bertanding seperti ini menjadi bekal sangat penting bagi mereka dalam menghadapi Porsenijar Juni dan target besar kami di ajang Porprov 2027 mendatang,” ujar Elia didampingi Sekretaris AA Ngurah Partha Ardy Laksana, Kamis (7/5).
Di bawah arahan pelatih Teguh Hery Susanto, para atlet telah menjalani pemusatan latihan atau training center secara intensif sejak bulan Januari lalu.
Dalam kejuaraan tersebut, seluruh atlet turun di nomor taolu atau seni bela diri.
Bahkan, beberapa atlet bersedia tampil di tiga hingga lima nomor pertandingan sekaligus demi mengumpulkan pengalaman sebanyak mungkin.
Dominasi Badung terlihat jelas dari penampilan apik para atletnya.
Sejumlah nama tampil sangat impresif, antara lain Desak Ayu Made Salma Sanjiwani, Al Rashid Afif Firdaus, dan Matthew Maximillian Gumay.
Mereka masing-masing sukses menyumbang lebih dari satu medali emas, termasuk di nomor-nomor tradisional yang biasanya sangat kompetitif.
Hasil ini semakin memperkuat posisi Badung sebagai salah satu kekuatan utama olahraga wushu di Provinsi Bali.
Dengan fondasi atlet muda yang sangat menjanjikan, peluang untuk terus bersinar di ajang daerah maupun nasional di masa depan terbuka sangat lebar.***
Editor : Donny Tabelak