Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bermodalkan Beli Es Krim, WNA Diduga Gondol Rp1,1 Juta di Minimarket Munggu

Andre Sulla • Kamis, 18 Juni 2026 | 13:01 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukkan sosok WNA yang diduga melakukan pencurian dengan modus menipu di minimarket kawasan Munggu, Badung.(Istimewa)
Tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukkan sosok WNA yang diduga melakukan pencurian dengan modus menipu di minimarket kawasan Munggu, Badung.(Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan pencurian dengan modus menipu di sebuah minimarket di Banjar Pempatan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung.

Aksi yang berlangsung pada Selasa (16/6) sekitar pukul 18.30 WITA ini terungkap setelah pengecekan kas dan rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di media sosial. 

Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat bertindak layaknya pembeli biasa.

Ia awalnya hanya membeli dua buah es krim, lalu menyerahkan uang pecahan Rp100.000 kepada kasir berinisial NKM, 20 tahun. 

Setelah menerima kembalian, pelaku meminta menukar uang tersebut dengan alasan kondisinya kurang layak, lalu menyerahkan dua lembar uang Rp50.000 sebagai gantinya.

Ketika kasir memberikan uang pengganti, pelaku kembali menolak dan meminta izin memilih sendiri lembaran uang yang diinginkan.

Tanpa curiga, kasir menyodorkan sejumlah uang agar dipilih.

Pada momen itulah, pelaku diduga mengambil uang yang diminta sekaligus menggondol beberapa lembar lainnya secara diam-diam tanpa diketahui petugas toko.

Baru setelah toko tutup dan dilakukan perhitungan kas, diketahui adanya selisih uang sebesar sekitar Rp1,1 juta.

Rekaman CCTV kemudian membuktikan bahwa kejanggalan itu terjadi saat transaksi dengan pria asing tersebut.

Pejabat Sementara Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Badung, Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan telah diterimanya laporan kejadian ini.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian dan meminta keterangan saksi.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami sedang menelusuri rekaman CCTV dan mengumpulkan bukti guna mengidentifikasi serta mengungkap keberadaan pelaku,” ujarnya, Rabu (17/6). 

Ia juga mengimbau seluruh pengusaha dan petugas kasir agar lebih waspada.

Modus seperti ini sering memanfaatkan kelengahan saat proses penukaran uang, sehingga petugas perlu tetap teliti dan berhati-hati selama melayani transaksi.***

Editor : Donny Tabelak
#hipnotis #polresta denpasar #wna #badung #pencurian