Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antrean Panjang di Padangbai, Arus Mudik Bali-NTB Meningkat

Z
Penulis: Zulfika Rahman❯

 Antrean penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda dua membeludak di Pelabuhan Padangbai, Sabtu (14/3) pagi.
Antrean penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda dua membeludak di Pelabuhan Padangbai, Sabtu (14/3) pagi.


Advertisement

Radarbadung.jawapos.com– Arus mudik yang meninggalkan Bali menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pelabuhan Padangbai mulai menunjukkan peningkatan sejak Sabtu siang (14/3).

Sebelumnya, pelabuhan penghubung tersebut belum menunjukkan aktivitas yang meningkat.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean pemudik memanjang, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua yang antreannya terlihat membeludak.

Advertisement

Kondisi serupa juga terjadi di area parkir untuk kendaraan roda empat, dengan sejumlah mobil pribadi hingga truk menunggu untuk masuk ke kapal.

"Sudah sekitar dua jam menunggu. Lumayan ramai hari ini," ujar salah seorang pemudik roda empat, Fadlan. 

Advertisement

Sementara itu, Mahesa Yuanda, seorang penumpang roda dua, mengaku memilih untuk mudik lebih awal.

"Karena Lebaran sudah dekat, dan pekerjaan juga sudah libur," katanya.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, membenarkan peningkatan aktivitas pemudik sejak Sabtu.

Namun, data pasti jumlah penumpang belum dapat dihitung secara akurat.

"Data penumpang baru bisa terhitung besok (Minggu), karena perhitungan dilakukan setiap 24 jam," jelasnya.

Meski ada peningkatan jumlah penumpang, kondisi tersebut masih termasuk normal karena belum ada kebutuhan untuk menambah trip atau armada kapal.

"Kami menerapkan tiga skenario: normal, padat, dan sangat padat. Saat ini masih dalam kategori normal," ujarnya.

Hingga Sabtu kemarin, pelabuhan tetap menjalankan 13 trip harian.

Total armada kapal yang beroperasi dari Padangbai ke Pelabuhan Lembar adalah 26 unit, namun enam di antaranya sedang dalam proses docking sehingga hanya 20 kapal yang melayani penyeberangan.

"Berkaca dari tahun lalu, aktivitas mudik di Padangbai tidak sampai mengganggu lalu lintas jalur utama. Tidak seperti di Gilimanuk, di sini masih bisa teratasi dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita, mengungkapkan bahwa arus mudik tahun ini diprediksi mengalami peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan hingga 7 persen.

"Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 16 dan 17 Maret atau lima hari sebelum Lebaran," katanya.

Untuk menghadapi puncak mudik, pihaknya akan menambah jumlah trip menjadi 17 dan mempersingkat waktu bongkar muat dari 1,5 jam menjadi 1 jam.

"Saat ini meskipun ada peningkatan, statusnya masih normal," tambahnya.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

Dipicu Saling Tantang, Dua Pria Keroyok Pemuda Saat Beli Kopi di Klungkung

Dipicu Saling Tantang, Dua Pria Keroyok Pemuda Saat Beli Kopi di Klungkung

Aksi pengeroyokan terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung. Seorang pria bernama Ramdani, 32, asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban

MotoGP Mandalika 2026 Buka Peluang Ekonomi Kreatif, Bali Ikut Terdampak

MotoGP Mandalika 2026 Buka Peluang Ekonomi Kreatif, Bali Ikut Terdampak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB, tak sekadar ajang olahraga internasional. Event ini juga membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, dampaknya pun

Bali dan NTB Kirim Bantuan Sehari Setelah Gempa, Tiga Gubernur Bertemu di Labuan Bajo

Bali dan NTB Kirim Bantuan Sehari Setelah Gempa, Tiga Gubernur Bertemu di Labuan Bajo

Gubernur Bali, Wayan Koster, berkunjung langsung ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau wilayah terdampak gempa M 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus lalu. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer