Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Berhemat! Perjalanan Dinas Dibatasi, WFH Kembali Diterapkan

F
Penulis: Francelino Junior❯
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara. (Foto Junior)
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara. (Foto Junior)

Advertisement

Radarbadung.jawapos.com– Menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat ketegangan politik di Timur Tengah, Pemerintah Kabupaten Buleleng menerapkan langkah penghematan secara ketat.

Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah membatasi dan mengurangi frekuensi perjalanan dinas bagi seluruh jajaran pemerintahan.

Wakil Ketua II DPRD Buleleng, Made Jayadi Asmara, menyebutkan bahwa seluruh elemen di wilayah Bali Utara harus bergerak dengan semangat Buleleng Berhemat.

Advertisement

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait antisipasi dampak krisis energi global.

“Penghematan dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH), hingga membatasi perjalanan dinas. Jika memang sangat diperlukan, misalnya untuk studi tiru atau kunjungan kerja, sebisa mungkin diadakan di dalam wilayah daerah saja,” ujar Jayadi saat diwawancara, Kamis (23/4).

Ia menilai penerapan sistem WFH cukup efektif menekan pengeluaran.

Advertisement

Dalam satu hari pelaksanaan kebijakan ini, penggunaan fasilitas perkantoran seperti air dan listrik dapat berkurang, begitu juga dengan konsumsi bahan bakar kendaraan dinas.

Jayadi juga menyoroti tingginya biaya perjalanan dinas yang menggunakan pesawat terbang.

Kenaikan harga BBM otomatis berdampak pada mahalnya harga avtur, sehingga biaya perjalanan menjadi jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Selain membatasi perjalanan dinas, Jayadi juga menyarankan agar pemerintah daerah segera menghidupkan kembali dan mengembangkan sistem transportasi massal.

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

Perundungan Tak Lagi Sebatas Fisik, Disdikpora Buleleng Luncurkan Sistem Deteksi Dini

Perundungan Tak Lagi Sebatas Fisik, Disdikpora Buleleng Luncurkan Sistem Deteksi Dini

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengubah pola penanganan perundungan dari yang bersifat reaktif menjadi deteksi dini. Langkah ini menyusul

Sering Mengamuk dan Cekik Kakak Kandung, Oknum ASN ODGJ Diamankan

Sering Mengamuk dan Cekik Kakak Kandung, Oknum ASN ODGJ Diamankan

Seorang oknum ASN berinisial KS (38) diamankan Tim Lagas Satpol PP Buleleng, Jumat (11/9). Pria warga Kecamatan Sukasada itu terindikasi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kerap mengamuk, hingga sempat mencekik kakak

Terdeteksi Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicabut Bansos

Terdeteksi Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicabut Bansos

Sebanyak 32 keluarga di Kabupaten Buleleng tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos) setelah terdeteksi terkait aktivitas judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol). Pencabutan ini diketahui melalui

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer