Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dihantam Minibus, Suami Istri Asal Cirebon Tewas di TKP

F
Penulis: Francelino Junior❯
Suasana lokasi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang. Insiden ini terjadi di titik yang sama dengan peristiwa kecelakaan maut pada tahun 2022 silam. (Foto Polres Buleleng)
Suasana lokasi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang. Insiden ini terjadi di titik yang sama dengan peristiwa kecelakaan maut pada tahun 2022 silam. (Foto Polres Buleleng)

Advertisement

Radarbadung.jawapos.com– Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Singaraja–Denpasar KM 24,8, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Peristiwa berlangsung pada Selasa (23/6) sekitar pukul 08.00 WITA dan merenggut nyawa dua orang yang diketahui merupakan pasangan suami istri. 

Menariknya, insiden ini terjadi di titik yang sama dengan kecelakaan fatal yang melibatkan minibus dan truk pada tahun 2022 silam.
 
Kecelakaan melibatkan kendaraan minibus Toyota Hiace bernomor polisi DK 7069 JF yang dikemudikan Redemtus Kenjam (24 tahun) asal Nusa Tenggara Timur, serta mobil pikap Suzuki bernomor polisi DK 8241 YU yang dikemudikan Indrawati Setiabudi (62 tahun) asal Cirebon, Jawa Barat.
 
Awalnya, minibus bergerak dari arah selatan (Denpasar) menuju utara (Singaraja) dengan kecepatan cukup tinggi dan hanya membawa satu orang penumpang bernama Hendry (32 tahun) asal Kepulauan Riau.

Advertisement

Saat kondisi lalu lintas masih sepi di pagi hari, tiba-tiba muncul mobil pikap yang keluar dari lingkungan rumah hendak menyeberang jalan raya, melintasi jalur utama dari arah barat menuju timur lalu ke selatan.
 
“Karena posisi pikap sudah berada di tengah jalan dan jarak dengan minibus sudah sangat dekat, benturan pun tak terhindarkan,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.
 
Dampak benturan yang keras membuat kedua kendaraan terlempar ke sisi timur jalan dan akhirnya teronggok di bahu jalan.

Pikap terjepit di antara tiang rambu dan tembok, sedangkan minibus berada di sebelah selatannya dalam posisi miring. Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat.
 
Kerusakan cukup parah terlihat pada kedua kendaraan: bagian depan minibus ringsek, sedangkan pikap mengalami kerusakan hebat pada sisi kanan depan, kaca depan pecah, dan bodi penyok.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.
 
Di dalam pikap terdapat dua orang, yaitu pengemudi Indrawati dan penumpang Hidajat Maruta (81 tahun), yang diketahui merupakan suami istri.

Advertisement

Keduanya telah menetap di Desa Pancasari selama tiga tahun terakhir.

Akibat benturan, Indrawati mengalami memar di kepala, pendarahan dari mulut, dan patah tulang tangan kanan, sedangkan Hidajat menderita luka robek di kepala.

Keduanya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis dari Puskesmas Sukasada II.

Saat ini, jenazah masih disemayamkan di RSUD Buleleng.
 
Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menilai kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi pikap yang kurang berhati-hati saat keluar dari lingkungan tempat tinggal.

Advertisement

Artikel Terkait

Napi Pengendali Narkoba Masuk Sel Isolasi, Lapas Singaraja Siapkan Pemindahan

Napi Pengendali Narkoba Masuk Sel Isolasi, Lapas Singaraja Siapkan Pemindahan

KSW alias Fany, 25, narapidana yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, kini ditempatkan di sel isolasi. 

Dua Kapal Tongkang Batu Bara Terbakar di Celukan Bawang, Asap dan Bau Menyengat hingga 4 Kilometer

Dua Kapal Tongkang Batu Bara Terbakar di Celukan Bawang, Asap dan Bau Menyengat hingga 4 Kilometer

Muatan batu bara pada dua kapal tongkang di perairan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terbakar. Peristiwa tersebut memicu kepulan asap tebal disertai bau menyengat yang bahkan tercium hingga Desa Tukads

Hari Raya Saraswati Diselimuti Duka, 11 Pratima di Pura Dadia Batu Lepang Raib Dicuri

Hari Raya Saraswati Diselimuti Duka, 11 Pratima di Pura Dadia Batu Lepang Raib Dicuri

Aksi pencurian menyasar tempat suci kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Sebanyak 11 pratima di Pura Dadia Batu Lepang, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, dilaporkan raib dicuri. Peristiwa memprihatinkan ini pertama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer