Radarbadung.id- Polresta Denpasar merilis data terbaru mengenai dampak banjir bandang yang melanda Kota Denpasar dari Rabu (10/9) hingga Kamis (11/9) malam.
Total 21 warga tercatat menjadi korban, dengan rincian 11 orang meninggal dunia, 8 luka ringan, dan 2 orang masih dalam pencarian.
Menurut Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mayoritas korban meninggal dunia ditemukan di aliran sungai dan bendungan (dam) Tanah Kilap.
”Identitas mereka telah berhasil diungkapkan berkat kerja sama dengan pihak keluarga,” ujarnya pada Jumat (12/9/2025).
Di antara korban meninggal, tercatat Nadira, 48, warga Lombok Barat yang berdomisili di Jalan Sulawesi, Denpasar Barat, ditemukan di Dam Tanah Kilap. Korban lainnya, yakni Rio, 20, warga Monang-maning, ditemukan di Beji Gang Anggrek, Desa Ubung. Sejumlah korban perempuan lansia, seperti Ni Wayan Lenyod alias Ibu Kopling, 56.
Baca Juga: Badung Buka Posko Kebencanaan, Sekda Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir
Serta Ni Ketut Sari alias Dadong Belong, 70, juga ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus banjir ditemukan di Sungai Taman Pancing.
Beberapa korban lainnya yang teridentifikasi antara lain Ni Ketut Merta, Nyoman Sari alias Deloh, Ni Wayan Werni, Tasnim, Ni Wayan Puspa, Farwa Husein, serta Maimunah.
”Sebagian besar korban ditemukan di lokasi yang sama, yakni sekitar Dam Tanah Kilap, serta rumah-rumah yang tergenang banjir,” cetusnya.
Sementara itu, delapan orang dilaporkan mengalami luka ringan berupa lecet dan trauma. Mereka sudah mendapatkan perawatan dan kini telah kembali ke rumah masing-masing.
Para korban selamat tersebut di antaranya Nengah Suriati, Iluh Sri, Doa Miftahul Suwandi, Moiz, Ohshay, Suwerni, Suwarni, serta Ayu Novia Sari.
Meski demikian, hingga Kamis malam, tim SAR gabungan masih berupaya mencari dua korban yang dilaporkan hilang, yakni Suwandi ,64, warga Ubung Kaja, serta Made Suwitri ,43, warga Banjar Dukuh, Serangan.
”Pencarian terus kami lakukan bersama tim SAR dan instansi terkait. Fokus utama saat ini adalah menemukan korban hilang sekaligus memastikan kondisi warga terdampak banjir,” ujar AKP I Ketut Sukadi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca di Bali masih berpotensi hujan lebat. ”Warga juga diingatkan untuk menjauhi daerah aliran sungai yang berisiko tinggi terhadap banjir susulan,” tutup Jubir Polres Badung. ***
Editor : Made Dwija Putera