Kecelakaan, Pria dari Selemadeg Timur Ditemukan Tewas di Jurang
Juliadi Radar Bali• Minggu, 21 Desember 2025 | 23:37 WIB
Jenazah korban I Wayan Dedi Mardiana yang berhasil dievakuasi Tim Sar Polairud Polres Tabanan. Dia mengalami kecelakaan hingga masuk jurang.
Radarbadung.jawapos.com- Diduga mengalami kecelakaan, seorang pria bernama I Wayan Dedi Mardiana, 34, asal Banjar Dinas Nyatnyatan, Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan ditemukan tewas di jurang oleh warga.
Penemuan mayat pria ini sempat gegerkan warga sekitar sehingga dilaporkan ke Polsek Penebel.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengatakan, penemuan mayat pria tersebut pada Sabtu malam (20/12) sekitar pukul 21.30 wita.
Dimana lokasi kejadian di jalan desa Banjar Dinas JeguTegal, Desa Jegu, Kecamatan Penebel.
Dari keterangan warga (Saksi) Wayan Dirga, 45, bahwa ia sekitar pukul 19.45 wita melihat seorang laki-laki dalam keadaan berdarah di wajahnya.
Laki-laki tersebut meminta bantuan kepada saksi, dan mengaku jika dirinya dan rekannya mengalami kecelakaan lalu lintas. Saat itu pula korban meminta tolong bahwa rekannya masih berada di dalam jurang.
Saksi dan warga sekitar langsung menuju TKP. Warga menemukan seorang yang tenggelam di sungai bawah jurang dalam kondisi meninggal. Korban dalam posisi dililit belukar bersama sepeda motornya.
Adanya kejadian itu warga pun melapor ke polsi agar dapat dilakukan evakuasi terhadap pria yang ditemukan di dalam jurang.
"Korban berhasil dievakuasi oleh Tim Sar Polairud Polres Tabanan," ungkapnya, Minggu kemarin (21/12).
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis terhadap pria yang ditemukan didalam jurang bersama dengan sebuah motor, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganianyaan atau kekerasan pada tubuh korban. Korban bernama I Wayan Dedi Mardiana.
Disisi lain di lokasi kejadian ditemukan sepeda motor milik korban yang masuk kedalam sungai. Apalagi bukti lainnya adanya keterangan dari rekan korban yang dibonceng yang kini tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Tabanan.
Dugaan sementara korban yang ditemukan tewas didalam jurang diduga alami kecelakaan tunggal saat melintas di jalan desa di daerah Jegu, Penebel yang kala itu dalam kondisi hujan.
"Namun apakah korban mengendarai sepeda motor dalam pengaruh alkohol ini kami masih selidiki," pungkasnya.***