Radarbadung.jawapos.com- Sebuah rumah kontrakan di Perumahan BCA Land Banjar Dinas Bongan Puseh, Desa Bongan, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (22/2) sekitar pukul 03.00 WITA.
Kebakaran yang terjadi saat waktu sahur diduga disebabkan oleh kelalaian penghuni yang lupa mematikan kompor gas setelah asyik bermain handphone hingga tertidur.
Rumah yang dikontrak oleh Suhailik (71), pengusaha es, terbakar bersama seluruh isinya beserta empat unit sepeda motor yang digunakan untuk berjualan es keliling.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 250 juta.
Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata menjelaskan, kejadian bermula ketika Fuji Abdulah, karyawan Suhailik, memasak gula untuk es kelapa muda di dapur sekitar pukul 02.30 WITA.
Setelah menyalakan kompor gas, Fuji pergi ke ruang tamu dan bermain handphone sambil menunggu gula matang.
"Pada saat itu, ia merasa mengantuk dan akhirnya tertidur, sehingga lupa untuk mematikan kompor," ujarnya.
Sekitar satu jam kemudian, Fuji terbangun karena merasa udara di dalam rumah menjadi panas.
Ketika mengecek ke dapur, ia melihat nyala api telah menyebar dan langsung mencari bantuan dari tetangga.
Meskipun bersama warga berusaha memadamkan api, upaya tersebut tidak berhasil karena api cepat menyebar.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 03.30 WITA dengan dua unit mobil pemadam.
Setelah sekitar satu jam usaha, api berhasil benar-benar dipadamkan.
Seluruh barang elektronik seperti kulkas dan TV, serta semua perlengkapan dalam rumah, habis terbakar bersama empat sepeda motor yang menjadi bara api.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kebakaran dipicu oleh kelalaian penghuni yang tidak mematikan kompor gas setelah memasak," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak