Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bali Dilanda Bencana di 76 Titik, Denpasar Terparah, Puluhan Warga Dievakuasi

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 25 Februari 2026 | 06:29 WIB
Wisatawan asing  meninggalkan tempat menginapnya dengan berjalan kaki melewati banjir di kawasan Jalan Dewi Sri Legian, Badung, Bali.
Wisatawan asing meninggalkan tempat menginapnya dengan berjalan kaki melewati banjir di kawasan Jalan Dewi Sri Legian, Badung, Bali.
 
 
Radarbadung.jawapos.com- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Bali pada Selasa (24/2) memicu serangkaian bencana di sejumlah wilayah.
 
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat, total 76 titik kejadian bencana yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Pulau Dewata.
 
Rincian bencana yang terjadi meliputi 42 titik banjir, 5 titik tanah longsor, 1 tanggul jebol, 1 angin puting beliung, 2 pohon tumbang, dan 4 senderan jebol.
 
Denpasar menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 36 titik bencana, diikuti Kabupaten Badung dan Karangasem masing-masing 12 titik, Gianyar dan Tabanan 5 titik, Buleleng 4 titik, serta Klungkung dan Jembrana masing-masing satu titik.
 
Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Bhusana, mengatakan pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak.
 
"Sebanyak 30 warga di Jalan Dewi Saraswati, Badung, telah kami evakuasi ke tempat aman," ujarnya. Evakuasi juga berlangsung di Denpasar, khususnya di kawasan Jalan Bumi Ayu, Sanur.
 
Baca Juga: Beredar di Medsos, Dishub Bali Bantah Isu Penambahan Ribuan Kuota Taksi Listrik
 
Selain itu, fasilitas publik yang terdampak antara lain Rumah Sakit BMC yang terendam banjir. Penanganan sedang dilakukan oleh BPBD Bali bersama Satuan Kerja Jalan Nasional.
 
Untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, BPBD terus memantau ketinggian air di Tukad Badung.
 
Sirine peringatan dini yang terpasang di lokasi tersebut sempat berbunyi pada pukul 03.00 WITA dan kembali aktif sekitar pukul 09.00 pagi.
 
"Artinya sirine berfungsi dengan baik. Namun, belum sampai bunyi ketiga sehingga evakuasi massal belum diperlukan. Kondisi saat ini masih aman," kata petugas BPBD, Teja.
 
BPBD juga memastikan seluruh pintu air di hilir sungai besar Kota Denpasar dalam kondisi terbuka dan terus diawasi.
 
Petugas masih fokus mendata bangunan dan rumah warga yang mengalami kerusakan maupun terendam banjir.
 
Gubernur Bali, Wayan Koster, yang ditemui kemarin menuturkan bahwa banjir terjadi karena curah hujan tinggi selama dua hari terakhir.
 
Meski ada ancaman bencana, Pemprov Bali tidak membuka posko khusus. "Kami sudah memiliki BPBD Bali. Cukup mereka yang menangani," kata Koster.
 
Terkait kondisi wisatawan, Koster memastikan belum ada laporan evakuasi. "Belum ada wisatawan yang dievakuasi," ujarnya.***
 
Editor : Donny Tabelak
#angin puting beliung #gubernur bali #BPBD Bali #legian #bali banjir #tanah longsor #wayan koster #badung #bencana #Senderan jebol