Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat, total 76 titik kejadian bencana yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Pulau Dewata.
Rincian bencana yang terjadi meliputi 42 titik banjir, 5 titik tanah longsor, 1 tanggul jebol, 1 angin puting beliung, 2 pohon tumbang, dan 4 senderan jebol.
Denpasar menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 36 titik bencana, diikuti Kabupaten Badung dan Karangasem masing-masing 12 titik, Gianyar dan Tabanan 5 titik, Buleleng 4 titik, serta Klungkung dan Jembrana masing-masing satu titik.
Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Bhusana, mengatakan pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak.
"Sebanyak 30 warga di Jalan Dewi Saraswati, Badung, telah kami evakuasi ke tempat aman," ujarnya. Evakuasi juga berlangsung di Denpasar, khususnya di kawasan Jalan Bumi Ayu, Sanur.
Selain itu, fasilitas publik yang terdampak antara lain Rumah Sakit BMC yang terendam banjir. Penanganan sedang dilakukan oleh BPBD Bali bersama Satuan Kerja Jalan Nasional.
Untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, BPBD terus memantau ketinggian air di Tukad Badung.
Sirine peringatan dini yang terpasang di lokasi tersebut sempat berbunyi pada pukul 03.00 WITA dan kembali aktif sekitar pukul 09.00 pagi.
"Artinya sirine berfungsi dengan baik. Namun, belum sampai bunyi ketiga sehingga evakuasi massal belum diperlukan. Kondisi saat ini masih aman," kata petugas BPBD, Teja.
BPBD juga memastikan seluruh pintu air di hilir sungai besar Kota Denpasar dalam kondisi terbuka dan terus diawasi.
Petugas masih fokus mendata bangunan dan rumah warga yang mengalami kerusakan maupun terendam banjir.
Gubernur Bali, Wayan Koster, yang ditemui kemarin menuturkan bahwa banjir terjadi karena curah hujan tinggi selama dua hari terakhir.
Meski ada ancaman bencana, Pemprov Bali tidak membuka posko khusus. "Kami sudah memiliki BPBD Bali. Cukup mereka yang menangani," kata Koster.
Terkait kondisi wisatawan, Koster memastikan belum ada laporan evakuasi. "Belum ada wisatawan yang dievakuasi," ujarnya.***