Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Heboh, Kawil di Desa Rendang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Zulfika Rahman • Selasa, 30 Desember 2025 | 01:05 WIB
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP di garasi rumah tempat IWS gantung diri, Minggu (28/12) kemarin.
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP di garasi rumah tempat IWS gantung diri, Minggu (28/12) kemarin.

Radarbadung.jawapos.com- Warga Banjar Dinas Muku, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, dihebohkan dengan peristiwa gantung diri Kepala Wilayah (Kawil) yakni IWS pada Minggu (28/12). Aksi gantung diri tersebut diduga akibat masalah ekonomi.  

Informasi yang dihimpun, peristiwa gantung diri tersebut pertama kali diketahui oleh istrinya yakni NMYA.

Saat itu istrinya tersebut hendak mengambil motor yang terparkir di garasi rumahnya pada Minggu pagi.

Kaget bukan kepalang, ia mendapati sang suami sudah dalam kondisi tergantung dengan jeratan selendang yang diikatkan pada balok kayu garasi. 

Melihat kondisi itu, NMYA pun berteriak histeris. Warga yang mendengar jeritan tersebut berdatangan menuju garasi rumahnya.

Warga pun langsung menurunkan jasad pria 44 tahun itu dari jeratan selendang. Saat diturunkan, IWS sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa itupun langsung dilaporkan ke Mapolsek Rendang. Aparat kepolisian dan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Rendang datang ke lokasi.

”Kami langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad IWS,” kata Kapolsek Rendang, Kompol. I Made Berata saat dikonfirmasi.  

Daru hasil pemeriksaan luar oleh tim medis UPTD Puskesmas Rendang, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Pada tubuh korban ditemukan luka jerat di leher, pupil mata melebar maksimal, lidah menjulur, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya. 

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya selendang poleng yang diduga digunakan korban untuk gantung diri, pakaian yang dikenakan korban, serta sandal jepit.

Polisi juga mencatat posisi dan kondisi korban saat ditemukan untuk kepentingan penyelidikan. 

Dari keterangan sementara para saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan melengkapi administrasi penyelidikan.

”Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban nekat gantung diri karena motif ekonomi," jelasnya.***

 

Editor : Donny Tabelak
#gantung diri #KAWIL #Desa Rendang