Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantuan Terbatas, Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolasi

R
Penulis: Rizki Maulizar❯
Sekitar 70 persen wilayah terdampak lainnya masih belum tersentuh akibat dari terputusnya jalur penghubung.
Sekitar 70 persen wilayah terdampak lainnya masih belum tersentuh akibat dari terputusnya jalur penghubung.
Radarbadung.jawapos.com- Situasi darurat masih menyelimuti wilayah terdampak longsor dan banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah.
 
Bencana yang dipicu hujan deras tanpa henti selama hampir satu pekan sejak 26 Oktober 2025 itu telah memutus akses, merusak pemukiman, dan membuat ribuan warga terisolasi tanpa bantuan memadai.
 
Hingga kini, bantuan yang masuk masih sangat terbatas, memaksa masyarakat bertahan dengan persediaan pangan, air bersih, dan layanan kesehatan yang kian menipis.
 
Berdasarkan informasi dari masyarakat, pemerintah daerah baru mampu menjangkau sekitar 30 persen wilayah dari total kecamatan dan desa terdampak. 
 
 
Sementara itu, sekitar 70 persen wilayah terdampak lainnya masih belum tersentuh akibat dari terputusnya jalur penghubung dan sulitnya distribusi logistik.
 
Relawan di lapangan melaporkan banyak warga hidup tanpa tenda yang layak, persediaan makanan yang semakin menipis.
 
Kondisi ini diperparah oleh kelangkaan bahan bakar untuk alat berat, sehingga proses pembersihan material longsor dan pembukaan jalur evakuasi berjalan lambat. Kendala tersebut membuat distribusi bantuan semakin terhambat.
 
“Bantuan yang masuk sangat sedikit. Kami butuh makanan dan obat-obatan sekarang, bukan besok,” keluh seorang warga dari dari kecamatan rusip desa yang masih terputus aksesnya sampai saat ini.
 
Di tengah situasi yang semakin kritis, masyarakat Aceh Tengah masih menanti langkah cepat, terarah, dan terkoordinasi dari pemerintah serta lembaga kemanusiaan agar krisis ini tidak berkembang menjadi bencana kemanusiaan yang lebih besar.***
 

Advertisement
Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

Petugas BPBD Tabanan bersama aparat desa Desa Belimbing, Babinsa Belimbing, BabinKantibmas dan Masyarakat yang melakukan pembersihan material longsor pada rumah milik Ni Nyoman Seribulih di Desa Belimbing Pupuan, Tabanan

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian hari ketiga terhadap dua korban yang hilang akibat tanah longsor di Eco Park Plaga Glamping Retreat pada Minggu (1/11) malam belum membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri,

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Hujan deras tanpa henti sejak awal November memicu gelombang bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat setidaknya 64 titik bencana melanda Pulau

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer