Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kabar Duka! Rumah Terbakar, Penghuni Tewas dengan Luka Bakar 100 Persen, Korban Tercatat sebagai Pegawai Gereja GPIB Maranatha Denpasar

Andre Sulla • Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33 WIB
Polisi memasang garis polisi di TKP kebakaran.Jenazah korban kebakaran dievakuasi ke ruang jenazah. Korban diketahui pegawai gereja GPIB Maranatha Denpasar.
Polisi memasang garis polisi di TKP kebakaran.Jenazah korban kebakaran dievakuasi ke ruang jenazah. Korban diketahui pegawai gereja GPIB Maranatha Denpasar.

Radarbadung.jawapos.com - Kebakaran tragis kembali tejadi. Kali ini berlangsung di kawasan padat penduduk, Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga No. 6, Panjer, Denpasar Selatan, Kamis (8/01/2026) sekitar pukul 23 00 WITA.

Satu orang penghuni rumah bernama Gerson Mengidima, 29, yang diketahui sebagai pegawai gereja GPIB Maranatha Denpasar tewas setelah terjebak kobaran api di lantai dua bangunan tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat
(Kasi Humas) Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH, MH, mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Inafis Polresta Denpasar, kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik.

“Korban meninggal dunia mengalami luka bakar hingga 100 persen. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” jelasnya.

Salah satu saksi, Viktor Ronaldo Leimena, 45, mengungkapkan, tanda-tanda kebakaran sebenarnya sudah terendus sekitar pukul 22.50 WITA.

Api dengan cepat membesar dan melahap rumah dua lantai itu sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran. Aliran listrik di rumahnya tiba-tiba padam, sementara rumah tetangga masih menyala.

“Saya cek ke meteran listrik, posisinya sudah off. Saat mau dinyalakan kembali tidak bisa, dan saya mencium bau asap,” ujar Viktor dikutip Jubir Polresta Denpasar, Jumat (9/01/2026). 

Ia sempat naik ke lantai dua untuk mencari sumber asap, namun tidak menemukan apa pun. Saat itu, ia diketahui sedang tertidur di lantai dua dengan headset masih terpasang di telinga.

Viktor lalu turun ke lantai satu untuk memastikan kondisi kompor gas, namun tidak ditemukan adanya kebocoran.

Beberapa menit berselang, api tiba-tiba muncul dari kamar tengah di lantai satu.

Dalam waktu singkat, api membesar dan membakar rumah.

Viktor langsung membangunkan dua penghuni lain, Zet Wadu, 63, dan Ni Luh Sudarni, 65, yang tidur di lantai satu untuk menyelamatkan diri.

“Korban yang di lantai dua tidak sempat menyelamatkan diri,” imbuhnya.

Dalam upaya menyelamatkan diri, Viktor mengalami luka di kaki kiri akibat terkena pecahan kaca.

Sementara itu, Zet Wadu menyebut kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WITA.

Jenazah Gerson kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

Hingga kini, kasus kebakaran tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan bersama Satreskrim Polresta Denpasar.

"Kami juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk pendalaman lebih lanjut. TKP sudah kami pasangi garis polisi," tutupnya.***

Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #kebakaran #GPIB #warga terbakar #GPIB Maranatha Denpasar