Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Siap Belajar Daring Lagi untuk Hemat BBM, Disdikpora Bali Tunggu Arahan Pusat

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 25 Maret 2026 - 00:36 WIB

Ilustrasi, sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.
Ilustrasi, sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.

Radarbadung.jawapos.com– Seiring dengan digulirkannya wacana Work From Anywhere (WFA) oleh pemerintah pusat sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia, menyatakan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari pusat sebelum menerapkan skema tersebut.

"Kami menunggu edaran dari pemerintah pusat setelah lebaran ini," ujarnya pada Selasa (24/3).

Pejabat yang akrab disapa Gus Wesnawa menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali tengah menanti surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pasca cuti Lebaran.

Melalui edaran tersebut, kebijakan baru akan diselaraskan dengan kalender pendidikan yang sedang berjalan.

"Kebijakan daerah tetap mempedomani kebijakan pusat, namun akan tetap ada prioritas daerah yang dipertimbangkan," jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan lokal dalam implementasinya nantinya.

Selain pendidikan, kebijakan efisiensi BBM juga menyasar sektor pemerintahan, dengan dorongan penerapan WFA melalui pemanfaatan platform digital, pembatasan perjalanan dinas, dan penghematan energi di gedung perkantoran.

Di sisi lain, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan akan terdampak dan memerlukan penyesuaian jika ada perubahan pola kehadiran siswa di sekolah.

Namun, muncul peluang adanya dukungan pembiayaan akses internet bagi siswa jika skema pembelajaran daring resmi diterapkan kembali.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengungkapkan bahwa efisiensi energi di sektor pendidikan akan diatur secara selektif.

Kegiatan belajar mengajar tidak akan sepenuhnya dialihkan ke daring; pembelajaran praktikum tetap akan dilaksanakan secara tatap muka untuk menjaga kualitas pendidikan.***

Editor : Donny Tabelak
#sekolah #Work From Anywhere #Mbg #Disdikpora Bali #penghematan BBM #internet